Bersiap-siaplah terkena diabetes mellitus dan kanker jika Anda terus memasak nasi dengan rice cooker atau magic com

.
Dari kota sampai ke desa, orang kini tak mau repot lagi menanak nasi dengan periuk tanah, periuk besi atau panci aluminium di atas tungku dengan kayu bakar atau di atas kompor gas.

Apalagi menanak nasi dengan cara dikukus, tambah ribet lagi.

Orang ramai-ramai beralih menggunakan rice cooker dan magic com. Kini alat masak elektronik ini makin canggih, dapat digunakan untuk menghangatkan makanan, lauk pauk, dan memasak bubur.

Pada rice cooker nasi masih bisa lengket pada wadah sedangkan magic com dilapisi dengan bahan antilengket. Rice cooker mampu menghangatkan nasi sampai 24 jam, sedangkan magic com atau magic jar sampai 48 jam.

Memasak nasi melalui proses pemanasan dengan elemen listrik pemanas dalam wadah tertutup rapat dan hanya diberi lubang kecil untuk mengeluarkan uap menyebabkan pemanasan dengan temperatur atau suhu tinggi membuat nasi cepat masak (matang). Namun, kadar glukosa atau gula pada nasi masih tinggi.

Kandungan karbohidrat, dalam hal ini nasi yang dipanaskan dengan temperatur tinggi, yang menyisakan kadar glukosa yang tinggi, bila dimakan dalam jangka panjang akan meningkatkan kadar gula dalam darah.

Iseng-iseng saya coba mencari hasil riset di Google Scholar dan menemukan bahwa kadar glukosa pada nasi yang dimasak dengan sistem elektronik seperti dengan rice cooker, magic com, dan microwave adalah yang tertinggi dibandingkan dengan yang dimasak dengan cara tradisional, yaitu memasak di periuk atau dikukus. Uap panas dari memasak nasi dengan periuk keluar ketika penutup periuk bergerak karena tekanan uap. Memasak nasi dengan mengkukus mengurangi kadar air dan uap yang keluar tak terhalang. Cara memasak tradisional menyebabkan kadar glukosa jadi rendah.

Tidak usah heran, penyakit diabetes kini semakin marak di perkotaan sampai ke pedesaan, hampir di seluruh pelosok tanah air. Penyakit ini tidak lagi disebabkan oleh faktor keturunan seperti di zaman dulu. Hanya sedikit orang yang dulu terkena diabetes mellitus. Selain itu, cara masak nasi secara elektronik ini mengakibatkan banyak orang terkena penyakit darah tinggi (hipertensi), sakit jantung, dan stroke.

Faktor risiko lainnya adalah kandungan zat kimia pada lapisan antilengket mengandung berbagai logam yang berbahaya seperti mercuri dan zat PFOA yang mengandung karsinogen. Zat perfluorooctanoic acid (PFDA) pada logam yang terdapat pada lapisan antilengket dapat terkelupas dan bercampur dengan nasi.

Ini amat berbahaya karena bila termakan dan bercampur dalam tubuh dipercaya oleh US EPA dapat menyebabkan kanker.

Nah, sekarang pilihan metode memasak nasi bergantung kepada pilihan anda. Apakah akan terus menggunakan alat elektronik ini dan diliputi kekhawatiran terkena diabetes mellitus dan / atau kanker?

Atau, beralih ke cara kuno: memasak dengan periuk logam, periuk tanah atau panci aluminium di atas kompor gas atau di atas tiga tungku batu dengan menggunakan kayu api? Atau, dilanjutkan dengan mengukus nasi yang telah dimasak? Walau repot dan ribet tapi anda terbebas dari kekhawatiran yang membayangi ini.

Sekarang marilah kita melihat sejenak ke belakang, ke masa lampau. Mengapa sekarang tempat nasi yang memiliki lubang-luang kecil itu menghilang dari meja makan kita, bahkan sampai ke desa-desa, setelah kita sok bergaya modern memasak dengan rice cooker dan magic com? Apa maksudnya? Agar, kandungan air yang masih ada pada nasi bisa keluar atau uap pada nasi dapat mudah keluar. Nasi jadi kering. Dan, kadar glukosa pada nasi tergolong rendah.

Ingat-ingatlah! Para penderita diabetes disarankan tidak makan nasi panas tapi lebih baik makan nasi yang sudah dingin. Mengapa? Karena nasi yang sudah dingin mengandung lebih sedikit kadar glukosa.

.

Lalu, mengapa orang-orang di pedesaan menaruh nasi di bakul nasi anyaman? Apa maksudnya? Agar, nasi itu kering karena air yang tersisa dapat menguap. Kadar glukosa pada nasi jadi lebih rendah.

Kita lihat lagi, mengapa orang memasak nasi di ketupat pada hari raya, misalnya Lebaran? Mengapa bentuk anyaman ketupat itu tidak terlalu rapat? Agar, air dan uap nasi dapat keluar melalui celah-celah pada ketupat sehingga nasi pada ketupat bisa bertahan lebih lama. Dan, yang terpenting, kadar glukosa pada ketupat jadi rendah.

Ternyata leluhur kita sudah lebih dulu belajar dari pengalaman, walaupun mereka tidak mengerti soal kadar glukosa yang mengancam kesehatan. Terbentuklah kearifan lokal yang kini dapat dijelaskan manfaatnya secara ilmiah.

Semoga kita bertobat dari gaya hidup serbamodern dan serba tekan tombol ini …. Setidak-tidaknya kita telah menghilangkan satu faktor penyebab sakit diabetes, darah tinggi, sakit jantung, kanker. Tubuh kita jadi sehat.

Sumber:

Effect of Various Processing Methods on the Physical Properties of Cooked Rice and on in vitro Starch Hydrolysis and Blood Glucose Response in Rats pada http://onlinelibrary.wiley.com/…/10.1002/star.200400371/full

https://bicaratips.blogspot.co.id/…/masalah-dan-dampak-berb…

 

One Reply to “Bersiap-siaplah terkena diabetes mellitus dan kanker jika Anda terus memasak nasi dengan rice cooker atau magic com”

Leave a Reply